Sosialisasi tersebut menghadirkan dua narasumber turut hadir Wakil Bupati
Pesawaran terpilih, Antonius Muhammad Ali serta Ketua DPRD Pesawaran, Ahmad
Rico Julian bersama warga masyarakat dari dua desa tersebut.
“Ya Delapan puluh lima anggota DPRD Provinsi Lampung turun ke seluruh
Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing melakukan hal yang sama. Mengapa DPRD
Provinsi Lampung memilih kegiatan ini dilakukan,” ujar Elly Wahyuni, saat itu
dihadapan masyarakat Desa Batu Menyan.
Elly melanjutkan, karena menilai sangat miris dengan perkembangan generasi
muda yang sudah mengalami keruntuhan nilai-nilai Pancasila, dan bagaimana
menjaga bangsa dan negara untuk NKRI harga mati, kalau nilai-nilai Pancasila
saja tidak paham.
“Pancasila telah menjadi dasar negara dan pandangan hidup bangsa tentunya
ditopang oleh Empat Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang merupakan
landasan utama bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujarnya.
Ia juga menyebutkan dari empat pilar tersebut adalah Pancasila,
Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan
Bhinneka Tunggal Ika. Kemudian, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
memainkan peranan penting dalam menciptakan masyarakat yang harmonis, toleran,
dan saling menghormati.
“Jaga kerukunan, guyub dan bagaimana Ketapang, Desa Batu Menyan ini bisa
lebih maju lagi. Terus, bagaimana terjadinya sejarah bangsa Indonesia ini
karena generasi muda lupa akan sejarah terutama dalam menghadapi tantangan
globalisasi yang semakin kompleks,” ucapnya.
Elly melanjutkan, globalisasi membawa serta berbagai pengaruh asing yang
bisa memengaruhi pola pikir dan perilaku generasi muda. Coba cek kepada
anak-anak muda terutama anak SMA yang tidak tahu tentang sejarah Indonesia, dan
itu sempat viral. Anak-anak muda dahulu paham tentang akan sejarah.
“Kemudian, saya mengingatkan, beda suku, beda agama jangan diributkan,
apalagi baru usai Pilkada dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) sudah berjalan
dengan damai. Itu salah satu bukti bahwa masyarakat Pesawaran sudah jaga
kerukunan. Beda tujuan, beda pilihan itu tidak jadi masalah,” terangnya.