“Sudah sepatutnya kebijakan sekolah gratis untuk jenjang
SMA, SMK, dan SLB kita jadikan sebagai langkah strategis yang harus terus
diperkuat dan dijaga keberlanjutannya,” tegas ketua DPRD Lampung, Sabtu
(7/6/2025).Guna memastikan program pendidikan gratis SMA, SMK dan SLB ini, DPRD
Lampung berkomitmen mendukung alokasi anggaran yang memadai guna menjamin
keberlangsungan program sekolah gratis.Selain itu, DPRD Lampung juga akan
mengawasi pelaksanaan program agar berjalan transparan, akuntabel, dan tepat
sasaran. Serta, mendorong peningkatan kualitas pendidikan, termasuk sarana dan
prasarana, kompetensi guru, serta layanan pendidikan inklusif.
“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk
orang tua, pendidik, dan pemangku kepentingan lainnya, untuk bersama-sama
menyukseskan program ini demi masa depan generasi muda yang lebih baik,” lanjut
Giri.Diketahui sebelumnya, Pemerintah Provinsi Lampung resmi menetapkan
kebijakan penghapusan pungutan uang komite bagi seluruh siswa di jenjang SMA,
SMK, dan SLB negeri.Kebijakan itu merupakan langkah strategis Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal dalam mewujudkan pendidikan inklusif dan berkualitas
tanpa hambatan biaya, sekaligus sebagai bagian dari prioritas pembangunan
sumber daya manusia (SDM) unggul di Bumi Ruwa Jurai.
“Mulai sekarang, tidak boleh ada lagi pungutan uang komite
untuk siswa SMA. Segala kebutuhan sekolah akan kita bantu lewat APBD. Saya
minta dukungan semua pihak untuk bersama-sama memperbaiki kualitas pendidikan
kita,” ujar Gubernur Mirza saat memberikan pengarahan kepada kepala sekolah
SMA, SMK, dan SLB se-Lampung, Kamis (5/6/2025).Gubernur juga menyinggung rendahnya
capaian pendidikan di Lampung, dengan hanya 20 dari 352 sekolah negeri yang
berhasil meloloskan siswanya dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun
ini. Bahkan, 49 sekolah tercatat tidak mengantarkan satu pun siswanya ke
perguruan tinggi.
“Kita tidak akan mampu memajukan Indonesia jika SDM kita
tertinggal. Kalau anak-anak Lampung tak disiapkan sejak sekarang, mereka akan
kalah bersaing dengan SDM dari luar,” tegas Gubernur.