Kegiatan tersebut digelar secara gratis dengan membooking
seluruh kursi yang tersedia, sebagai bagian dari gerakan edukatif sekaligus
wujud solidaritas atas penderitaan rakyat Palestina di Gaza. Film Hayya 3: Gaza
dipilih karena sarat pesan kemanusiaan dan mengajak publik untuk membuka mata
terhadap realitas penjajahan dan ketidakadilan global.Ketua Fraksi PKS DPRD
Lampung, Ade Utami Ibnu mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk
aktivitas kepedulian terhadap aksi kemanusiaan, dan juga peduli terhadap warga
Palestina yang hingga kini belum mendapatkan hak kemerdekaannya.
“Kegiatan ini bagian dari aktivitas kepedulian Fraksi PKS
terhadap isu kemanusiaan dunia, karena Palestina adalah simbol perjuangan dan
keteguhan,” kata Ade Utami Ibnu.Dengan kegiatan tersebut, Fraksi PKS DPRD
Lampung ingin masyarakat Lampung bisa turut merasakan penderitaan rakyat
Palestina, meski hanya lewat layar lebar.“Untuk Nobar ini hanya salah satu
kegiatan untuk peduli Palestina, jadi kami akan mempelopori untuk menghidupkan
rasa jiwa kemanusiaan dan semangat berjuang untuk membela Palestina,” ujar Ade
Utami Ibnu.Sementara itu, Ketua DPW PKS Lampung, Ahmad Mufti Salim menyebutkan,
melalui kegiatan Nobar film Hayya 3 Gaza tersebut, pihaknya ingin menanamkan
empati dan keberpihakan pada nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.
“PKS hadir bersama rakyat, termasuk dalam membela mereka
yang tertindas di belahan dunia manapun. Ini masalah kemanusiaan, sehingga kami
menyadari dan mengingatkan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan,” sebut
Ahmad Mufti Salim.Menurut Mufti, PKS diminta ikut menyuarakan suara bangsa
Indonesia sejak Presiden RI pertama, terkait kebebasan kemerdekaan rakyat
Palestina.
“Film tersebut sangat relate dan menghibur, namun tetap
mengajak untuk peduli kemanusiaan terhadap Palestina dan ini akan mengedukasi,”
ujar Ahmad Mufti Salim.Kegiatan tersebut dihadiri Johan Sulaiman, Ketua Majelis
Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Lampung, Syukron Muchtar, Sekretaris Fraksi
serta seluruh anggota Fraksi PKS DPRD Lampung. Dan juga mendapatkan antusiasme
dari masyarakat, terutama anak muda, karena anyak di antara mereka yang mengaku
baru menyadari kedalaman tragedi yang dialami rakyat Gaza.Film tersebut, juga
turut mendorong mereka untuk peduli, berdonasi, atau sekadar menyebarkan
kesadaran melalui media sosial. Fraksi PKS berharap, kegiatan tersebut dapat
menjadi pengingat perjuangan kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah, dan
setiap suara serta langkah kecil tetap berarti.